Allah merindui rintihan hambaNya - Jiakreatifelt

Aug 14, 2012

Allah merindui rintihan hambaNya


Allah Sentiasa Mendengar Doa Hambanya:
Dari Abu Musa al-Asy’ari, beliau menjelaskan:
Ketika kami bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam di dalam suatu perperangan, tidaklah kami mendaki tanah tinggi, menaiki bukit, dan menuruni lembah, melainkan kami meninggikan suara ketika bertakbir. Kemudian beliau mendekati kami dan bersabda:
“Wahai sekalian manusia, tahanlah diri kamu, sesungguhnya kamu tidak berdoa (menyeru) kepada Tuhan yang tuli (pekak) dan jauh, akan tetapi kamu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat. Sesungguhnya Tuhan yang kamu seru itu lebih dekat kepada seseorang di antara kamu melebihi dekatnya seseorang dari kamu dengan leher binatang tunggangannya.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, 2992)

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, bahawasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Allah Ta’ala berfirman, “Aku menuruti persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku akan sentiasa bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” (Hadis Riwayat Ahmad, 3/210)

Allah Memperkenankan Doa:
Dari Abu Sa’id, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Tidaklah seorang mu’min berdoa kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan doa yang tidak mengandungi dosa atau memutuskan tali silaturrahim melainkan Allah akan memberikan kepadanya satu di antara tiga perkara:
1 – Allah akan segera memperkenankan doanya di dunia, atau
2 – Allah Subhanahu wa Ta’ala menyimpannya sebagai pahala di akhirat, atau
3 – Allah memeliharanya dari keburukan diri semisal apa yang dia minta.”
Mereka berkata: “Sekiranya begitu, kami akan memperbanyakkan doa (terus kerap berdoa)”. Nabi bersabda: “Allah lebih banyak lagi pemberian-Nya”.” (Hadis Riwayat Ahmad, 3/18. Menurut Syaikh al-Albani, hadis ini sahih, Shahihul Jami’, no. 5714)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi bersabda:
“Doa salah seorang di antara kamu akan sentiasa diperkenankan selama dia tidak teburu-buru, iaitu dengan mengatakan:
“Aku sudah berdoa namun tidak juga dipernankan bagiku”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, no. 6340)
Tiga Doa Yang Tidak Tertolak:
1 – Doa orang tua (ibu bapa) terhadap anaknya.
2 – Doa orang yang sedang berpuasa.
3 – Doa orang yang sedang dalam perjalanan (musafir). (Rujuk: Silsilah al-Ahadis ash-Shahihah, no. 1797)
Berdoa Dengan Hati Yang Khusyu’ Penuh Kesungguhan:
“Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (Surah al-Anbiya’, 21: 89-90)
“… Mereka berdoa kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan harap.” (Surah as-Sajdah, 32: 16)
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Apabila salah seorang dari kamu berdoa, hendaklah dia bersungguh-sungguh di dalam doanya, janganlah dia berkata: “Jika Engkau berkehendak berilah kepadaku, Sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa Allah”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, no. 6338)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Janganlah seseorang dari kamu mengucapkan di dalam doanya:

“Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mahu, Ya Allah, rahmatilah aku jika Engkau mahu”. Tetapi hendaklah dia bersungguh-sungguh meminta dan meninggikan harapan terkabulnya doa yang dipohon, kerana sesungguhnya apabila Allah Subhanahu wa Ta’ala mengira ia sebagai sesuatu yang penting, pasti Dia akan memberikannya.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, no. 339)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Berdoalah kamu kepada Allah dengan keyakinan doa kamu akan diperkenankan.” (Hadis Riwayat at-Tirmidzi. Shahih Sunan at-Tirmidzi, no. 2766, menurut Syaikh al-Albani hadis ini hasan)

credits to : SRIKANDI MUHAMMAD

4 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

@templatesyard